gelap malam yang sunyi
sungguh damai rasanya
hanya ditemani para jangkrik
yang dengan asyiknya bernyanyi
dan beberapa kodok yang
melompat-lompat kesana-kemari
ingin rasanya tetap berada disini
dalam kedamaian yang memelukku
melindungiku dari realita yang ada
tapi sepertinya Kau tak mengizinkan
karena kedamaian ini terusik
entah darimana datangnya
tiba-tiba terdengar suara di kejauhan
samar-samar namun jelas itu suara seseorang
bukan jangkrik yang sedang sibuk bernyanyi
bukan pula sang kodok yang asik melompat
lamat-lamat suara itu semakin jelas
kini terdengar semakin dekat
sangat dekat sehingga terdengar
seperti bisikan yang pelan namun kasar
telingaku berusaha untuk menangkap suara itu
bang... bang... hey... bang...
apa maksudnya?aku tak mengerti
siapa disana??sahutku(sedikit merinding)
suara itu smakin jelas
bango... bango... weii...
aku tak membalasnya
aku semakin takut
entah suara apa itu
namun bukannya hilang
suara itu menjadi sangat jelas
hingga menyerupai teriakan
BANGUN.. BANGUN.. WOI... BANGUN...
SUBUH WOI...
dan saat itu juga aku terjaga
meninggalkan kedamaian yang ada
ternyata itu kedamaian itu hanya mimpi

0 Comments:
Post a Comment
<< Home